Ratusan Petani Beralih Profesi Jadi Buruh dan Pedagang karena Kekeringan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ratusan petani di Kabupaten Lebak, Banten, terpaksa beralih profesi karena kemarau panjang yang memicu kekeringan ekstrem di lahan pertanian padi sawah. Fenomena El Nino menyebabkan sekitar 250 petani di Desa Tambakbaya tidak dapat menggarap lahan pascapanen. Mereka beralih menjadi pedagang, buruh bangunan, penambang pasir, hingga tukang ojek, dengan sebagian besar tersebar ke Serang, Cilegon, Jakarta, dan Tangerang. Di wilayah Rangkasbitung, sekitar 150 petani lainnya bekerja sebagai buruh proyek di Jakarta dan pulang setiap pekan membawa uang untuk keluarga. Kasus serupa terjadi di Warunggunung, di mana sekitar 30 petani termasuk Abdulraup beralih menjadi penjual bakso karena tidak ada aktivitas di sawah selama tiga pekan terakhir.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 5 September 2026 pukul 19.30
Kekeringan Bikin Petani Lebak terpaksa Alih Profesi
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 18.35
Sungai Kapuas Kering, Pengusaha Beberkan Dampaknya ke Bisnis Batu Bara
Berita terkait
Pemprov Jateng Lindungi 10 Ribu Hektare Sawah Rentan Puso dengan Asuransi
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 13.44
Andra Soni Resmikan Proyek Irigasi Rp 48 M, Alirkan Air ke 10 Ribu Ha Sawah
Detik.com · 2 September 2026 pukul 15.41
Kekeringan Landa 42 Desa di Pandeglang, 24 Ribu Jiwa Kesulitan Air Bersih
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 17.54
Petani Pandeglang Keluhkan Harga Pupuk dan Keberadaan KDMP
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 16.15