Jakarta · Kamis, 24 September 2026Cari
WargaKonoha

Rekaman Minta Pelecehan Tak Diviralkan Bocor, Pimpinan Ponpes di NTB Mundur

Ahmad Imanuddin Sumar (Abah), pimpinan Ponpes Abul Barokat Wannafahat di NTB, mundur dari jabatannya setelah rekaman suara yang meminta kasus dugaan pelecehan seksual tidak diviralkan bocor ke publik. Rekaman hasil investigasi BBC News Indonesia tersebut mengungkap upaya Abah membujuk santri agar menarik kesaksian dan menyembunyikan bukti demi menjaga nama baik lembaga.

Ketua LPA Kota Mataram, Joko Jumadi, mengungkapkan bahwa Abah diduga menawarkan beasiswa kuliah ke Mesir kepada saksi bernama Yusron agar bukti tidak disebarkan. Selain itu, Abah juga menghubungi korban berinisial Z di Mesir untuk meminta maaf dan memohon agar tidak melapor ke polisi. Saat ini, bukti rekaman telah diserahkan ke Satreskrim Polresta Lombok Tengah.

Meski telah dilaporkan ke polisi, Abah membantah seluruh tuduhan dan menyebutnya sebagai fitnah. Ia berencana melaporkan Yusron atas pencemaran nama baik. Pengunduran dirinya diklaim bertujuan agar kegiatan belajar-mengajar di pondok pesantren tetap berjalan normal.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait