Jakarta · Senin, 24 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Remaja 15 Tahun Hentikan Gugatan Kecanduan Media Sosial terhadap Meta, Google, dan Snap

Seorang remaja perempuan berusia 15 tahun dari New Jersey, yang dalam dokumen pengadilan California diidentifikasi dengan inisial P.M-Y., telah menghentikan gugatannya terhadap Meta, Google, dan Snap. Gugatan ini menuduh ketiga perusahaan tersebut sengaja mendorong kecanduan media sosial dan berdampak buruk pada kesehatan mental pengguna muda. P.M-Y. memutuskan untuk mencabut sisa gugatannya agar dapat melanjutkan kehidupannya. Pengacaranya, Emily Jeffcott, menyatakan bahwa gugatan diajukan untuk meminta pertanggungjawaban perusahaan dan mendorong perubahan yang memberikan perlindungan lebih baik bagi anak muda. TikTok, yang sebelumnya juga menjadi tergugat, telah menyelesaikan klaim yang diajukan oleh P.M-Y.

Meta menyatakan bahwa P.M-Y. telah memiliki kondisi kesehatan mental yang signifikan sebelum menggunakan media sosial dan menegaskan akan terus menghadapi gugatan yang masih berjalan. YouTube menyatakan dukungan terhadap posisi perusahaan bahwa platformnya menyediakan pengalaman yang aman dan sesuai usia, serta menyediakan kontrol orang tua. Snap menyatakan komitmennya untuk memperkuat perlindungan dan sumber daya edukasi bagi pengguna muda.

Perkara P.M-Y. adalah salah satu dari lebih dari 3.300 gugatan cedera pribadi yang dikonsolidasikan di pengadilan negara bagian California. Meskipun gugatan ini dihentikan, ribuan perkara serupa terhadap perusahaan teknologi masih berlanjut. Dua kasus lain dengan tuduhan serupa dijadwalkan untuk persidangan pada Oktober. Sebelumnya, pada Maret, sebuah perkara individual selesai dengan Meta dihukum membayar 4,2 juta dolar AS dan Google 1,8 juta dolar AS atas tuduhan serupa.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait