Remaja 15 Tahun Hentikan Gugatan Kecanduan Media Sosial terhadap Meta, Google, dan Snap
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Seorang remaja perempuan berusia 15 tahun dari New Jersey, yang dalam dokumen pengadilan California diidentifikasi dengan inisial P.M-Y., telah menghentikan gugatannya terhadap Meta, Google, dan Snap. Gugatan ini menuduh ketiga perusahaan tersebut sengaja mendorong kecanduan media sosial dan berdampak buruk pada kesehatan mental pengguna muda. P.M-Y. memutuskan untuk mencabut sisa gugatannya agar dapat melanjutkan kehidupannya. Pengacaranya, Emily Jeffcott, menyatakan bahwa gugatan diajukan untuk meminta pertanggungjawaban perusahaan dan mendorong perubahan yang memberikan perlindungan lebih baik bagi anak muda. TikTok, yang sebelumnya juga menjadi tergugat, telah menyelesaikan klaim yang diajukan oleh P.M-Y.
Meta menyatakan bahwa P.M-Y. telah memiliki kondisi kesehatan mental yang signifikan sebelum menggunakan media sosial dan menegaskan akan terus menghadapi gugatan yang masih berjalan. YouTube menyatakan dukungan terhadap posisi perusahaan bahwa platformnya menyediakan pengalaman yang aman dan sesuai usia, serta menyediakan kontrol orang tua. Snap menyatakan komitmennya untuk memperkuat perlindungan dan sumber daya edukasi bagi pengguna muda.
Perkara P.M-Y. adalah salah satu dari lebih dari 3.300 gugatan cedera pribadi yang dikonsolidasikan di pengadilan negara bagian California. Meskipun gugatan ini dihentikan, ribuan perkara serupa terhadap perusahaan teknologi masih berlanjut. Dua kasus lain dengan tuduhan serupa dijadwalkan untuk persidangan pada Oktober. Sebelumnya, pada Maret, sebuah perkara individual selesai dengan Meta dihukum membayar 4,2 juta dolar AS dan Google 1,8 juta dolar AS atas tuduhan serupa.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 23 Agustus 2026 pukul 18.10
Benarkah Meta Pura-Pura Peduli Keselamatan Anak?
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 15.43
Zia Mauliddin, Berawal dari Eksperimen Konten hingga Memiliki 6 Jutaan Audiens
JPNN.com · 23 Agustus 2026 pukul 15.11
Punya 6 Juta Pengikut, Zia Maulidin Ingin Kembangkan Karier ke Bisnis & Proyek Kreatif
Berita terkait
Australia Ketok Aturan yang Paksa Meta, Google, Dkk Bayar Perusahaan M
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 21.00
Cegah Pengguna Kabur ke TikTok, Facebook Bakal Ubah Tampilan
Liputan6.com · 26 Juli 2026 pukul 21.50
Senator AS Minta TikTok Jelaskan Eksperimen yang Menonaktifkan Fitur Keamanan
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 11.05
Australia Gebuk Google hingga Meta dengan Pungutan 2,75% Kalau Mau Ambil Konten Lokal
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 15.05