Respons Hamas soal Perlucutan Senjata: Tentara Israel Harus Ditarik dari Gaza
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden AS Donald Trump mengumumkan kesepakatan perlucutan senjata Hamas dan seluruh kelompok bersenjata di Gaza yang dicapai oleh Dewan Perdamaian (Board of Peace). Pejabat senior Hamas mengonfirmasi kesepakatan tersebut, termasuk penarikan bertahap pasukan Israel dari Jalur Gaza.
Hamas menyatakan pelucutan senjata dilakukan sebagai konsesi demi rakyat Gaza. Komite Nasional untuk Administrasi Gaza (NCAG) ditunjuk sebagai satu-satunya entitas yang berwenang menyimpan dan mengelola senjata. Namun NCAG belum memasuki Jalur Gaza. Hamas menegaskan tidak akan menjalankan kesepakatan apabila Israel tidak memenuhi kewajibannya terlebih dahulu.
Negosiasi implementasi diperkirakan membutuhkan 14 hari atau lebih. Trump menyebut setelah perlucutan senjata selesai, pasukan Israel akan mundur dan digantikan Pasukan Stabilisasi Internasional bersama pasukan polisi Palestina baru. Hamas menilai proses negosiasi berjalan sangat sulit namun tetap berpegang pada pelestarian hak-hak rakyat Palestina.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 16.32
7 Fakta Rencana Perlucutan Senjata Hamas di Gaza
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 15.29
Israel Tak akan Campur Tangan dalam Perlucutan Senjata Hamas
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 08.05
Hamas Buka Suara soal Pelucutan Senjata di Gaza: Itu Benar, tapi...
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 19.30
Hamas Akui Berikan Konsesi Demi Rakyat Palestina
Berita terkait
Mengapa Israel Tidak Senang dengan Kesepakatan Perlucutan Senjata Hamas?
SINDOnews · 3 Agustus 2026 pukul 03.30
Hamas Konfirmasi Perlucutan Senjata di Gaza, Israel Belum Komentar
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 17.30
Hamas Bertemu Menantu Trump Bahas Rencana Gaza yang Ditolak Israel
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 09.13
Israel Ngotot Ogah Tinggalkan Gaza hingga Hamas Lucuti Senjata
Detik.com · 1 Agustus 2026 pukul 14.49