Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Respons Hamas soal Perlucutan Senjata: Tentara Israel Harus Ditarik dari Gaza

Presiden AS Donald Trump mengumumkan kesepakatan perlucutan senjata Hamas dan seluruh kelompok bersenjata di Gaza yang dicapai oleh Dewan Perdamaian (Board of Peace). Pejabat senior Hamas mengonfirmasi kesepakatan tersebut, termasuk penarikan bertahap pasukan Israel dari Jalur Gaza.

Hamas menyatakan pelucutan senjata dilakukan sebagai konsesi demi rakyat Gaza. Komite Nasional untuk Administrasi Gaza (NCAG) ditunjuk sebagai satu-satunya entitas yang berwenang menyimpan dan mengelola senjata. Namun NCAG belum memasuki Jalur Gaza. Hamas menegaskan tidak akan menjalankan kesepakatan apabila Israel tidak memenuhi kewajibannya terlebih dahulu.

Negosiasi implementasi diperkirakan membutuhkan 14 hari atau lebih. Trump menyebut setelah perlucutan senjata selesai, pasukan Israel akan mundur dan digantikan Pasukan Stabilisasi Internasional bersama pasukan polisi Palestina baru. Hamas menilai proses negosiasi berjalan sangat sulit namun tetap berpegang pada pelestarian hak-hak rakyat Palestina.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait