Respons Pemerintah-Keraton Yogya soal Pungli di Alun-alun Kidul
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah DIY Yogyakarta meminta kepolisian mengusuti dugaan pungkan liar (pungli) terhadap pemilik restoran food truck di Alun-alun Kidul. Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan menyatakan akan memantau penyelidikan dan mengundang semua pihak terkait untuk membahas solusi. Sementara, Keraton Yogyakarta menegaskan telah memberikan izin resmi, namun pembayaran parkir serta permintaan makan untuk preman dan polisi yang diklaim pemilik food truck bukan bagian dari proses perizinan. Video yang menunjukkan pembayaran parkir Rp1 juta per hari serta jatah makan untuk preman dan polisi sempat viral di media sosial. Pemilik food truck mengaku harus merogoh kocek untuk listrik dan jatah makan, sehingga operasional hanya bertahan satu hari pada 18 September 2026. Polri juga telah menginstruksikan Reskrim dan Propam untuk menyelidiki kejadian ini secara menyeluruh.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 18 September 2026 pukul 23.22
Polisi Terseret Kasus Pungli Food Truck di Alkid, Propam Turun Tangan
JPNN.com · 18 September 2026 pukul 21.50
Setelah Viral, Lokasi Parkir Food Truck Alkid Langsung Didatangi Wakil Wali Kota Jogja
kumparan · 18 September 2026 pukul 21.42
Polresta Yogya Dalami Pungli yang Dialami Pemilik Food Truck di Alun-alun Kidul
JPNN.com · 18 September 2026 pukul 15.15
Keraton Jogja Buka Suara Soal Dugaan Pungli Parkir Food Truck di Alun-Alun Kidul
Berita terkait
Curhat Pemilik Food Truck di Alun-Alun Kidul Yogya, Dipungli Rp 1 Juta per Hari
kumparan · 18 September 2026 pukul 13.56
Viral Pungli UMKM di Alun-Alun Kidul Yogyakarta, Polisi Bilang Begini
JPNN.com · 19 September 2026 pukul 09.25
Di Hadapan Wawan Hermawan, Jukir Alkid Sebut Tarif Parkir Disepakati Bersama Bolosego
JPNN.com · 19 September 2026 pukul 08.30
Viral Pungli Food Truck di Alkid, Dishub Tegaskan Tak Pernah Terbitkan Izin Parkir
JPNN.com · 18 September 2026 pukul 21.22