Respons Projo soal Budi Arie Diadukan ke Bareskrim Terkait Dugaan Makar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Relawan Gerakan Cinta Prabowo (GCP) mengadukan Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, ke Bareskrim Polri atas dugaan makar terkait pernyataannya soal persiapan pergantian pemimpin atau presiden sebelum 2029. GCP mengklaim aduan telah diterima Dittipidum Bareskrim dan masih dalam status Pengaduan Masyarakat (Dumas), dengan tuduhan berdasarkan Pasal 193 dan Pasal 246 KUHP.
Ketua Bidang Hukum DPP Projo, Silas Dutu, menyatakan pihaknya menghormati hak warga negara untuk melaporkan dugaan tindak pidana, namun menekankan bahwa laporan belum otomatis membuktikan adanya kejahatan. Menurutnya, tuduhan makar tidak boleh hanya didasarkan pada potongan video atau interpretasi sepihak, melainkan harus dilihat secara utuh dalam konteks keseluruhan.
Projo juga menegaskan bahwa pernyataan Budi Arie merupakan pandangan pribadinya dan bukan sikap Presiden ke-7 RI Joko Widodo. Silas menilai tidak ada bukti nyata bahwa Budi Arie melakukan tindakan kekerasan, pemberontakan, atau penggulingan pemerintahan secara inkonstitusional. Projo meminta publik membedakan perbedaan pendapat politik dengan tindak pidana, dan menegaskan dukungannya terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto hingga 2029.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 2 September 2026 pukul 19.48
Respons Projo Usai Budi Arie Diadukan ke Bareskrim Terkait 'Lebih Cepat 2029'
Detik.com · 2 September 2026 pukul 19.43
Relawan GCP Adukan Budi Arie ke Bareskrim Terkait Ucapan 'Lebih Cepat 2029'
VOI · 2 September 2026 pukul 21.01
Respons Laporan Makar Budi Arie, Tim Hukum DPP PROJO: Jangan Mengkriminalisasi Pendapat Politik
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 11.05
Usai Video Kontroversi, Jokowi Diamkan Ketum Projo Budi Arie Tak Akan Pernah Diterima oleh PSI
Berita terkait
GCP Siapkan Laporan ke Bareskrim Terkait Pernyataan Budi Arie soal Percepatan Pemilu
JPNN.com · 30 Agustus 2026 pukul 14.00
Relawan Gerakan Cinta Prabowo Adukan Budi Arie ke Bareskrim soal Dugaan Makar
kumparan · 2 September 2026 pukul 18.01
Safari Politik Jokowi ke NTT-Lampung Disebut Layak Diselidiki Polisi, Ini Alasannya
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 11.30
Budi Arie Ditangkap Karena Makar? Syahganda: Prabowo Lebih Baik Jaga Demokrasi
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 10.40