RI Bangun Sentra Industri Garam Nasional di NTT, Targetkan Setop Impor 2029
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah mengembangkan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, dengan total luas 2.000 hektare. Tahap I seluas 616 hektare telah diselesaikan dan saat ini sedang dilakukan uji coba produksi dengan target panen perdana pada November 2026. Pengembangan ini dilaksanakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui skema kerja sama pemanfaatan lahan milik masyarakat, sehingga warga lokal dapat memperoleh manfaat ekonomi. Kawasan ini menjadi bagian dari pembangunan total sekitar 10.764 hektare di Rote, dengan sekitar 8.000 hektare akan dikembangkan oleh investor.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 14.40
Siap-Siap! Tambak Garam Raksasa RI di NTT Panen Perdana November 2026
Berita terkait
Gandeng 2 BUMN, KKP Target Percepat Swasembada Garam di 2027
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 18.23
Temui Korban Gempa NTT, Ketum Pendekar 08: Kami Datang karena Kepedulian
JPNN.com · 2 September 2026 pukul 16.53
Freeport Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 16.08
Chandra Asri Investasi US$800 Juta, Bidik Penghematan Impor Bahan Kimia Rp4,9 Triliun
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 15.15