Chandra Asri Investasi US$800 Juta, Bidik Penghematan Impor Bahan Kimia Rp4,9 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Chandra Asri Pacific Tbk melalui anak usaha PT Chandra Asri Alkali membangun fasilitas Chlor Alkali-Ethylene Dichloride (CA-EDC) dengan investasi lebih dari US$800 juta. Proyek senilai Rp12,8 triliun ini ditargetkan mulai beroperasi pada 2027 dan telah mencapai progres 72% hingga Juli 2026. Fasilitas ini mendapat dukungan dari Danantara Indonesia dan Indonesia Investment Authority (INA). Produksi soda kaustik cair dari CA-EDC diproyeksikan menggantikan impor hingga 827.000 ton per tahun senilai US$293 juta atau Rp4,9 triliun, sementara produksi EDC ditujukan untuk ekspor dengan potensi devisa US$300 juta atau Rp5 triliun per tahun. Kombinasi substitusi impor dan ekspor diperkirakan memperkuat neraca perdagangan Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 14.40
Siap-Siap! Tambak Garam Raksasa RI di NTT Panen Perdana November 2026
kumparan · 31 Agustus 2026 pukul 20.08
Target Ekraf 2027 Melonjak, Kemenekraf Minta Tambahan Anggaran Rp 1,73 T
Berita terkait
Neraca Perdagangan Indonesia Masih Surplus, Ekspor Juli Tembus US$26,2 Miliar
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 13.12
Produk Halal Indonesia Dibidik Pasar Mancanegara
JawaPos · 30 Agustus 2026 pukul 17.30
Tiga Masalah Besar di Balik PHK Tembus 43 Ribu Orang
Detik.com · 30 Agustus 2026 pukul 07.30
Pemerintah Longgarkan Retensi DHE Tambang Jadi 3 Bulan, Ini Syaratnya
Warta Ekonomi · 29 Agustus 2026 pukul 20.00