RI Butuh Rp8.450 T untuk Turunkan Emisi, BPDLH Ungkap Sumber Dananya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indonesia membutuhkan investasi Rp8.450 triliun (US$472,6 miliar) untuk mereduksi emisi pada periode 2021-2035. Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) dibentuk untuk mengelola dana hijau, dengan fokus utama pada pendanaan luar negeri. Sampai saat ini, dana yang dikumpulkan mencapai US$1,72 miliar (Rp30,81 triliun) melalui hibah, pinjaman, dan sumbangan. Pendanaan utama datang dari negara maju melalui skema kompensasi, seperti Norwegia yang memberikan US$216 juta. Pendanaan dalam negeri diambil dari APBN melalui Kementerian Kehutanan, Perindustrian, KKP, dan lainnya. Kombinasi kedua sumber dana diharapkan mempercepat penurunan emisi target 2030 hingga 41%, lebih cepat dari target awal 32%.
Bagikan
Berita terkait
AS-Israel Mendadak Kompak dengan Rusia-Iran, Lawan Dunia soal Ini
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 16.00
Jaga Lingkungan NTB, Gubernur Iqbal Tertibkan Tambak Udang Bermasalah
JPNN.com · 3 Oktober 2026 pukul 13.58
Efek Bola Salju Polemik Man City: UEA Ancam Tarik Investasi Miliaran
Detik.com · 3 Oktober 2026 pukul 13.31
BPDLH Ungkap Kebutuhan Dana NDC RI Capai Rp 8.000 T
kumparan · 3 Oktober 2026 pukul 12.45