RI Diramal Punya Pembangkit Nuklir Pertama Tahun 2032, Ini Bocorannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indonesia menargetkan pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) pertama pada tahun 2032 dengan kapasitas awal 500 MW, yang direncanakan berlokasi di Sumatra atau Kalimantan. Program ini merupakan bagian dari strategi dekarbonisasi menuju net zero emission 2060, dengan proyeksi total kapasitas mencapai 35 GW untuk listrik dan 9 GW untuk produksi hidrogen pada tahun 2060.
Bapeten saat ini fokus menyiapkan regulasi dan lima pilar infrastruktur pengawasan, termasuk analisis keselamatan dan SDM, guna memastikan standar keamanan terpenuhi. Pemerintah akan mendorong penggunaan teknologi Small Modular Reactor (SMR) karena fleksibilitas penempatannya yang sesuai dengan karakteristik geografis Indonesia sebagai negara kepulauan.
Bagikan
Berita terkait
Gelar Road Show Berani Bicara Nuklir di ITB, GTI Dukung Pembangunan PLTN yang Transparan
Media Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 16.02
Korsel "Rayu" RI Kembangkan PLTN, Pede Mampu Jadi Mitra Utama
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 16.15
Media Asing Soroti Rencana Proyek Nuklir RI di Pulau Tak Berpenghuni
CNBC Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 08.00
Ada 'Harta Karun Langka' Buat 'Nuklir' di RI, Segini Potensinya
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 09.00