RI Masih Bisa Ekspor Minyak pada 2026, Paling Banyak ke Thailand!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indonesia masih mampu mengekspor minyak mentah pada 2026, namun hanya terjadi pada Februari hingga April. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono menyatakan tidak ada ekspor pada Januari, serta Mei dan Juni. Pada Februari, nilai ekspor mencapai US$ 125,6 juta dengan volume 251,4 ribu ton. Maret naik menjadi US$ 133 juta, tetapi volume turun menjadi 208,5 ribu ton. April menurun tajam menjadi US$ 66,3 juta dengan volume 74,3 ribu ton.
Sepanjang Januari-Juni 2026, total ekspor minyak mentah Indonesia paling banyak ke Thailand dengan pangsa 88,81%, disusul Malaysia 4,89%, dan China 4,34%. Data ini menunjukkan ekspor minyak mentah Indonesia masih berlanjut meski tidak konsisten sepanjang tahun.
Bagikan
Berita terkait
Hari Statistik Nasional 2026, BPS Apresiasi Kontribusi PLN dalam Penguatan Kualitas Data
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 21.42
Harga Cabai hingga Beras Bakal Sumbang Inflasi September 2026
Liputan6.com · 29 September 2026 pukul 20.30
Tekanan Timur Tengah Makin Panas, Harga Minyak Dunia Naik Lagi ke USD105 per Barel
SINDOnews · 29 September 2026 pukul 11.18
Putin perketat kerahasiaan data energi Rusia untuk hambat sanksi Barat
ANTARA News · 29 September 2026 pukul 11.10