RI Masih Bisa Ekspor Minyak pada 2026, Paling Banyak ke Thailand!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indonesia masih mampu mengekspor minyak mentah pada 2026, namun hanya terjadi pada Februari hingga April. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono menyatakan tidak ada ekspor pada Januari, serta Mei dan Juni. Pada Februari, nilai ekspor mencapai US$ 125,6 juta dengan volume 251,4 ribu ton. Maret naik menjadi US$ 133 juta, tetapi volume turun menjadi 208,5 ribu ton. April menurun tajam menjadi US$ 66,3 juta dengan volume 74,3 ribu ton.
Sepanjang Januari-Juni 2026, total ekspor minyak mentah Indonesia paling banyak ke Thailand dengan pangsa 88,81%, disusul Malaysia 4,89%, dan China 4,34%. Data ini menunjukkan ekspor minyak mentah Indonesia masih berlanjut meski tidak konsisten sepanjang tahun.
Bagikan
Berita terkait
Shin Tae Yong Bebaskan Pemain Persija, tapi Ada Aturan yang Tak Boleh Dilanggar
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 12.02
Komite Gabungan dan Pakar Thailand Kawal Progres Pembangunan Way Kambas
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 10.40
Thailand Pukul Singapura di Leg I Semifinal Piala AFF 2026
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 05.57
Srikandi Merdeka Cup 2026: Timnas Putri Indonesia U-16 Akui Kehebatan Thailand 0-2
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 21.37