Harga Cabai hingga Beras Bakal Sumbang Inflasi September 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545591/original/028851700_1775201136-pal5.jpg)
Ekonom BCA David Sumual memprediksi inflasi September 2026 mencapai 3,34% (YoY) dan 0,36% (MtM). Kenaikan harga pangan, terutama cabai dan beras, menjadi pendorong utama. Selain itu, kekeringan di berbagai daerah memicu peningkatan harga sayuran, sementara nilai tukar rupiah dan harga BBM nonsubsidi menjadi faktor risiko tambahan yang berdampak pada sektor transportasi.
BPS sebelumnya mencatat inflasi Agustus 2026 sebesar 0,21% (MtM) dan 3,19% (YoY). Kelompok makanan, minuman, dan tembakau memberikan andil terbesar, terutama didorong oleh harga daging ayam ras, cabai rawit, ikan segar, dan beras. Inflasi akhir 2026 diperkirakan berada di kisaran 3,5%, sesuai batas atas sasaran Bank Indonesia akibat permintaan musiman dan hari besar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 20.10
Diterpa 3 Guncangan, Bank Asing Ini Yakin Ekonomi RI Tetap Tumbuh 5%
SINDOnews · 28 September 2026 pukul 19.12
Gubernur BI: Ekonomi Indonesia Tergerus 0,1% Tiap Suku Bunga Naik 25 Bps
kumparan · 28 September 2026 pukul 17.48
Bank Indonesia: Kenaikan BI-Rate 25 Bps Bisa Pangkas Pertumbuhan Ekonomi 0,1%
kumparan · 28 September 2026 pukul 15.19
BI-Rate Ditahan di 5,75% Dinilai Tepat, Jaga Penyaluran Kredit hingga Rupiah
Berita terkait
BPS: Indonesia Alami Deflasi 0,14% di Juli 2026
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 11.48
BPS: Indonesia Alami Deflasi 0,14% Juli 2026
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 11.40
BPS: 319 Daerah Mengalami Kenaikan Harga Pangan
JPNN.com · 21 September 2026 pukul 14.11
Kenaikan Harga Cabai Rawit Meluas di 265 Kabupaten & Kota
JPNN.com · 21 September 2026 pukul 11.14