RI Mau Bangun 100 Giga Watt PLTS, Sebentar Lagi Groundbreaking
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Indonesia berencana membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 Gigawatt (GW) yang ditargetkan beroperasi pada 2029. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan hal ini usai rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada 28 Juli 2026. Bahlil menyatakan groundbreaking atau peletakan batu pertama akan dilakukan dalam waktu dekat dan peresmiannya akan dihadiri langsung oleh Presiden.
Untuk mempercepat realisasi proyek ini, koordinasi lintas kementerian terus dilakukan. Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, mengatakan pihaknya sudah menerima arahan dari Sekretariat Negara untuk membahas kepastian hukum bagi percepatan investasi tenaga surya. Pemerintah mengutamakan penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) terkait PLTS 100 GW dibandingkan melanjutkan revisi aturan harga energi baru terbarukan lainnya, sesuai instruksi Menteri ESDM untuk mempercepat pengembangan infrastruktur hijau agar tidak terhambat kendala administratif.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 29 Juli 2026 pukul 06.20
Prabowo Segera Resmikan Pembangunan PLTS 100 GW
Detik.com · 28 Juli 2026 pukul 16.49
Prabowo Resmikan Sambungan Listrik 1.400 Desa Sebelum 14 Agustus
Berita terkait
Kejar PLTS 100 GW, Prabowo Hitung Penghematan Rp73,9 Triliun per Tahun
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 17.20
Prabowo Targetkan Bangun 30 GW PLTS Tahun Ini, 13 GW PLTD Dipensiunkan
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 17.16
Prabowo Garap PLTS 100 GW: Hemat Rp 73,9 Triliun dan Suntik Mati PLTD
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 16.40
Prabowo Targetkan Bangun 100 GW PLTS, Siap-Siap PLTD Disetop!
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 16.26