Ribuan Pesilat Datangi Mapolrestabes Surabaya, Protes soal Pembacokan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ribuan anggota kelompok pesilat PSHT berdatangan ke Mapolrestabes Surabaya pada Jumat (31/7) sebagai protes atas pembacokan salah satu anggota mereka oleh oknum debt collector di Jalan Basuki Rahmat, Surabaya. Korban yang merupakan petugas parkir itu dibacok hingga mengalami luka. Massa mengenakan atribut hitam dan membawa bendera PSHT, sementara orator di lokasi mengecam aksi kekerasan yang disebut sebagai premanisme berkedok debt collector. Mereka mendesak kepolisian menangkap dan menghukum pelaku pembacokan secara tuntas.
Polisi mengerahkan 1.839 personel gabungan TNI/Polri untuk mengamankan aksi ini. Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan membagi petugas ke beberapa titik strategis, termasuk perbatasan kota, untuk mengantisipasi kedatangan massa dari luar Surabaya. Petugas juga diminta mewaspadai kemungkinan penyusup di tengah massa. Luthfie menekankan perlunya kesabaran karena mayoritas anggota pesilat yang turun ke jalan masih di bawah umur. Sebagian massa kemudian melakukan mediasi di dalam Mapolrestabes.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 31 Juli 2026 pukul 19.37
Aksi PSHT di Surabaya Berakhir Damai, Polisi Pastikan Satu Pelaku Pembacokan Diburu
JPNN.com · 31 Juli 2026 pukul 19.07
Satu Personel TNI Terluka saat Amankan Aksi Ribuan PSHT di Surabaya
JPNN.com · 31 Juli 2026 pukul 17.02
Ribuan Massa Kepung Markas Debt Collector di Surabaya, Aparat Bentuk Barikade
Berita terkait
Polda Jatim Pastikan Surabaya Kondusif Usai Dua Pos Polisi Dilempari Benda Terbakar
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 15.53
Polda Jatim Pastikan Surabaya Kondusif Seusai Insiden Pelemparan Molotov Dua Pos Polisi
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 15.53
1 Anggota Polisi Terluka Terkena Lemparan Bom Molotov di Pos Lantas Surabaya
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 13.44
2 Pos Polisi di Surabaya Dilempar Bom Molotov, Pelaku Ditangkap
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 13.09