Rudal China Disebut Siap Bantu Iran, Resmi Ikut Perang Lawan AS?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Iran diperkirakan menerima pengiriman 300 hingga 400 unit rudal pertahanan udara portabel (MANPADS) buatan China senilai US$60 juta hingga US$70 juta dalam beberapa pekan mendatang. Pembelian mencakup rudal tipe QW-12 dan FN-16, yang merupakan sistem permukaan-ke-udara berpemandu inframerah untuk menghadapi pesawat rendah, helikopter, dan drone. Kesepakatan ditandatangani melalui perusahaan Hong Kong sebagai perantara. Pengiriman tahap awal direncanakan lewat jalur udara dari Urumqi, China, transit Pakistan, meski militer Pakistan membantah keterlibatan. Iran dan China juga mengeksplorasi jalur darat untuk pengiriman lebih tersembunyi.
Pengadaan senjata ini dilakukan Iran untuk membangun kembali pertahanan udaranya pasca pengeboman berbulan-bulan oleh AS dan Israel yang menghantam fasilitas militer dan infrastruktur strategisnya. China membantah laporan tersebut, menyatakan konsisten mempromosikan perdamaian. Presiden Donald Trump menegaskan serangan terhadap Iran dapat dilanjutkan jika negosiasi gagal, meski sempat menangguhkan pengeboman selama dua pekan. Para analis menilai QW-12 meski kurang canggih dibanding varian terbaru, tetap efektif sebagai lapisan pertahanan jarak pendek karena MANPADS mudah dipindahkan dan sulit dihancurkan dibanding sistem stasioner. Langkah ini memperlihatkan ketergantungan Iran pada kombinasi produksi dalam negeri dan pemasok asing di tengah sanksi internasional.
Bagikan
Berita terkait
Trump Sesumbar soal Hormuz, Parlemen Iran Ejek 'Sembunyi di Truk Makanan'
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 16.26
Harga Minyak Bangkit, Ancaman Hormuz Belum Hilang
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 09.15
Harga Minyak Turun di Bawah US$90, Ini Penyebabnya
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 11.10
Geopolitik Global Memanas, Simak Prediksi Rupiah Pekan Depan
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 19.17