Iran Umumkan Zona Terlarang Baru di Dekat Selat Hormuz, Apa Saja?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Garda Revolusi Iran menetapkan zona terlarang baru yang mencakup sebagian Laut Oman dan Laut Arab, meluas melampaui Selat Hormuz. Kebijakan ini merupakan bagian dari pembatasan lalu lintas kapal sejak perang dengan Amerika Serikat dimulai pada 28 Februari. Kapal yang memasuki wilayah tersebut tanpa koordinasi akan dikenai sanksi berupa penolakan layanan navigasi dan asuransi di Selat Hormuz.
Teheran menuntut izin resmi bagi setiap kapal yang melintas dan telah menyerang 10 kapal yang melanggar aturan koordinasi. Iran menegaskan tidak akan membuka kembali Selat Hormuz hingga AS menghentikan ancaman, menarik pasukan Israel dari Lebanon, mengakhiri blokade Yaman, serta melepaskan aset Iran senilai 24 miliar dolar AS yang dibekukan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 21.08
Iran Klaim Tangkap Kapal Selam Nirawak AS Dive-LD di Selat Hormuz
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 15.28
Rakyat Korsel Desak Pemerintah Tidak Terlibat dalam Perang Iran
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 14.19
Garda Revolusi Iran Mengamuk! Siapa pun Diserang Tanpa Pandang Bulu
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 13.50
Iran Menggila! Rudal Pangkalan AS dan Serang 10 Kapal di Selat Hormuz
Berita terkait
Trump Sesumbar soal Hormuz, Parlemen Iran Ejek 'Sembunyi di Truk Makanan'
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 16.26
Iran dan AS Saling Lempar Ancaman
Detik.com · 9 September 2026 pukul 05.47
Iran Ancam Korsel Konsekuensi Serius Jika Terlibat di Selat Hormuz
Detik.com · 8 September 2026 pukul 09.35
Iran Ancam Korea Selatan Jika Gabung Pasukan AS di Selat Hormuz
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 13.49