Harga Minyak Dunia Hampir Sentuh US$ 100, Konflik AS-Iran Memanas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5540890/original/069512000_1774841005-7.jpg)
Harga minyak dunia naik hampir menembus US$ 100 per barel pada Rabu (3/9/2026) setelah serangan balasan AS terhadap Iran di Selat Hormuz. Brent ditutup US$ 95,63/barel, WTI US$ 91,01/barel, naik 9% sepanjang pekan. Serangan AS menghancurkan fasilitas pertahanan udara, radar, dan sistem maritim Iran. Iran menyerang posisi AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, Irak, dan UEA. Lebih dari 17 juta barel minyak melintasi Selat Hormuz pada Senin, jumlah tertinggi sejak konflik Februari 2026. Presiden Trump menolak negosiasi dengan Iran, lebih memilih tekanan ekonomi melalui blokade laut dan sanksi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 3 September 2026 pukul 08.00
Harga Minyak Melonjak 1 Persen, Dipicu Eskalasi Konflik AS-Iran
Detik.com · 2 September 2026 pukul 15.06
AS-Iran Saling Serang, Negara Teluk Ikut Terdampak
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 09.27
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Brent Tembus US$95
Detik.com · 1 September 2026 pukul 16.15
Kenapa Pulau Larak yang Diserang AS Penting Bagi Iran?
Berita terkait
AS Gempur Iran, Harga Minyak Langsung Melejit
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 07.49
Harga Minyak Bangkit, Ancaman Hormuz Belum Hilang
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 09.15
Harga Minyak Turun di Bawah US$90, Ini Penyebabnya
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 11.10
Harga Minyak Dunia Anjlok 5 Persen ke US$91 Usai Perang AS-Iran Mereda
CNN Indonesia · 27 Juli 2026 pukul 10.18