Jakarta · Sabtu, 22 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Rudianto Lallo Dukung Kapolri Usut Tuntas Karhutla di Kalimantan

Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo mengapresiasi langkah cepat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Ia menilai penanganan tidak hanya fokus pada pemadaman, tetapi juga melibatkan penyelidikan dan investigasi untuk mengungkap penyebab kebakaran serta pihak yang bertanggung jawab. Rudianto menekankan pentingnya penegakan hukum yang profesional dan berbasis bukti agar pencegahan kebakaran dapat dilakukan secara efektif. Menurutnya, jika ditemukan unsur kesengajaan atau pelanggaran hukum, kasus harus ditindak secara tegas dan transparan agar masyarakat tidak terus menjadi korban. Ia juga mendorong Polri untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, Kementerian Kehutanan, BNPB, dan unsur terkait lainnya dalam penanganan karhutla yang menyangkut lingkungan, keselamatan, dan penegakan hukum.

Berdasarkan data terbaru dari Sistem Pemantauan Karhutla (SIPONGI) Kementerian Kehutanan, pada 17 Agustus 2026 terdeteksi 93 titik panas di Kalimantan Barat, 28 di Kalimantan Tengah, dan 2 di Kalimantan Selatan. Pada 18 Agustus, jumlah titik panas di Kalimantan Barat turun menjadi 15, namun di Kalimantan Tengah naik menjadi 73 dan Kalimantan Selatan mencapai 21. Pemerintah telah mengerahkan 12.880 personel gabungan untuk penanganan karhutla, termasuk operasi pemadaman darat, dukungan udara, dan modifikasi cuaca. BNPB juga menyiagakan operasi serupa di enam provinsi prioritas rawan karhutla.

Presiden Prabowo Subianto turun langsung ke Kalimantan pada Sabtu (22/8/2026) untuk memimpin penanganan karhutla secara cepat, terpadu, dan serentak. Dengan keterlibatan seluruh elemen pemerintah, termasuk Polri, karhutla dianggap sebagai persoalan serius yang membutuhkan respons negara secara menyeluruh, bukan hanya soal lingkungan, tetapi juga keselamatan masyarakat dan penegakan hukum.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait