Rukki Usul Kenaikan Cukai Rokok Elektronik untuk Tekan Kecanduan Nikotin
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ruang Kebijikan Kesehatan Indonesia (Rukki) mengusulkan kenaikan cukai rokok elektronik untuk mengatasi kecanduan nikotin yang meningkat. Ketua Rukki, Mouhamad Bigwanto, menyatakan bahwa harga rokok elektronik yang terjangkau menjadi hambatan dalam mengurangi penggunaan nikotin, karena konsumen cenderung beralih ke produk ekonomis lainnya seperti rokok elektronik. Rukki juga menemukan bahwa satu mililiter cairan rokok elektronik setara dengan 13 batang rokok konvensional, sehingga perlu penyesuaian kebijakan cukai yang adil.
Rukki menyoroti tren penggunaan rokok elektronik di kalangan anak sekolah, yang justru lebih dominan dibandingkan rokok konvensional. Keterjangkauan harga dianggap sebagai faktor utama yang memungkinkan anak-anak mengakses dan bahkan menjual rokok elektronik di sekolah. Rukki mendesak pemerintah untuk segera memperkuat kebijakan cukai agar harga rokok elektronik tidak terlalu murah dan tidak menjadi alternatif bagi mereka yang ingin berhenti merokok.
Bagikan
Berita terkait
Beban Cukai Rendah, Rokok Elektronik Dinilai Mudah Diakses Anak
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 17.45
Zat Berbahaya Lebih Sedikit, Aerosol Lebih Cepat Menguap di Udara
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 18.16
Kaitan Erat antara Kesehatan Pencernaan & Kemampuan Kognitif Anak
JPNN.com · 6 September 2026 pukul 17.01
Hak Konsumen Atas Informasi Terancam jika Kemasan Rokok Elektronik Seragam
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 13.53