Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Runner-up Raka Raki Jatim Terseret Dugaan Aborsi, Gelar Terancam Dicabut

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jawa Timur menyiapkan sanksi terhadap seorang runner-up Raka Raki Jawa Timur yang diduga terlibat kasus aborsi. Kepala Disbudpar Evy Afianasari menyatakan sanksi terberat yang dapat diterapkan adalah pencabutan gelar dan pencoretan nama dari Ikatan Raka Raki Jawa Timur. Jika gelar runner-up dicabut, peserta lain yang berada di bawahnya akan naik peringkat berdasarkan akumulasi nilai yang telah diperoleh. Namun, Evy menegaskan bahwa keputusan tidak akan diambil hanya berdasarkan isu yang beredar di media sosial. Disbudpar masih menunggu hasil verifikasi dan klarifikasi dari seluruh pihak terkait sebelum menentukan langkah selanjutnya. Para dewan juri sedang menunggu hasil rekapan verifikasi untuk berkumpul dan membahas kasus ini secara bersamaan.

Kasus ini juga mendapatkan respons dari Ikatan Raka Raki Jawa Timur. Meskipun belum ada keputusan akhir, dugaan tindakan kekerasan seksual yang melibatkan salah satu peserta ini telah menimbulkan sorotan publik. Pihak yang terkait sedang melakukan investigasi untuk memastikan kebenaran informasi sebelum memberikan sanksi yang sesuai.

Berita terkait