Rupiah Diprediksi Berpotensi Melemah pada Senin
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pengamat ekonomi Ibrahim Assuaibi memprediksi rupiah melemah pada Senin (17/8) berdasarkan faktor eksternal, meskipun sempat menguat setelah pidato Presiden Prabowo tentang RAPBN 2027. Rupiah dibuka di rentang Rp17.820-Rp17.880 per USD, berpotensi melemah 60 poin. Penguatan rupiah sebelumnya dipicu target pertumbuhan ekonomi 6% dan inflasi 2,5% dalam RAPBN 2027. Namun, ketidakpastian geopolitik Timur Tengah dan tren dolar Amerika serta target rupiah Rp17.500 per USD di RAPBN 2027 membuat pasar enggan. Ekonom CoRE Dipo Ramli skeptis dengan asumsi nilai tukar Rp17.500, sementara Ketua Komisi XI DPR menilai angka tersebut realistis.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 16.37
Rakyat Argentina Dililit Utang Buntut Kebijakan Efisiensi Presiden
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 13.15
Imbal Hasil Obligasi AS 30 Tahun Tembus 5,3 Persen, Tertinggi sejak 2007
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 12.30
Kantor Pajak Kejar Target PPh Rp1.277 T di 2027, Begini Caranya!
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 11.15
Rupiah Hari Ini Melemah, Pasar Tunggu Keputusan BI
Berita terkait
Rupiah melemah seiring pidato "hawkish" dari Kepala The Fed
ANTARA News · 31 Agustus 2026 pukul 10.41
Rupiah Melemah ke 17.966 Setelah Rilis Inflasi September 2026
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 20.12
Rupiah melemah dipengaruhi pengumuman inflasi Indonesia
ANTARA News · 1 Oktober 2026 pukul 15.30
Rupiah Loyo dan Perang Bikin Warga RI Takut Pelesiran ke Luar Negeri
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 14.55