Rupiah Ditutup Melemah 0,31%, Dolar AS Naik ke Rp17.750/US$
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah menutup perdagangan Rabu (2/9/2026) dengan melemah 0,31% ke Rp17.750/US$, tertekan oleh penguatan dolar Amerika Serikat. DXY mencapai 99,759, melanjutkan kenaikan pasca serangan AS ke Iran yang memicu harga minyak naik 4% dan inflasi global. Imbal hasil obligasi AS 10 tahun mencapai tertinggi sejak Januari 2025, menambah daya tarik aset dolar. Ekspektasi kenaikan suku bunga Fed pada September naik menjadi 68%. Di tengah tekanan, pemerintah menetapkan nilai tukar rupiah Rp17.500/US$ dalam RAPBN 2027, sesuai proyeksi BI.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 1 September 2026 pukul 15.50
Rupiah Berakhir di Zona Merah, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp17.744
ANTARA News · 31 Agustus 2026 pukul 16.41
Rupiah melemah seiring memanasnya hubungan AS dengan Iran
CNN Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 16.15
Rupiah Loyo ke Rp17.722 per Dolar AS Awal Pekan Ini
SINDOnews · 31 Agustus 2026 pukul 15.45
Rupiah Melemah ke Rp17.722 Sore Ini, Tertekan Risiko Fiskal dan Geopolitik
Berita terkait
Rupiah Melemah ke 17.750 terhadap Dolar AS, Intip Prediksi Hari Ini
Liputan6.com · 31 Agustus 2026 pukul 12.30
Rupiah Hari Ini Jatuh ke Rp17.725 per Dolar AS, Analis Beberkan Apa Saja Pemicunya
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 18.16
Rupiah Ditutup Melemah 0,23%, Dolar AS Naik ke Rp17.750/US$
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 15.05
Rupiah melemah seiring pidato "hawkish" dari Kepala The Fed
ANTARA News · 31 Agustus 2026 pukul 10.41