Rupiah Menguat 0,75% dalam Sepekan, Simak Proyeksi Pekan Depan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah menguat 0,75% dalam sepekan hingga Rp17.694 per USD pada Jumat (21/8/2026) dari Rp17.827 per USD awal pekan. Kebijakan Departemen Keuangan AS yang melipatgandakan program buyback surat utang pemerintah AS berjangka panjang menjadi pendorong utama penguatan rupiah. Meskipun demikian, pelebaran defisit transaksi berjalan Indonesia masih menjadi tantangan. Penguatan rupiah juga tercermin pada Jisdor Bank Indonesia naik 0,73% mingguan ke Rp17.705 per USD. Pasar tenaga kerja AS yang stabil dan penurunan klaim tunjangan pengangguran memperkuat ekspektasi kebijakan suku bunga Federal Reserve yang relatif konservatif.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 21 Agustus 2026 pukul 12.30
Rupiah Dibuka Stabil di 17.748 terhadap Dolar AS, Begini Prediksi Hari Ini
ANTARA News · 21 Agustus 2026 pukul 09.48
Kurs rupiah dipengaruhi rilis data NPI kuartal II-2026
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 09.03
IHSG Dibuka Naik 0,38%, Rupiah Menguat ke Rp 17.748 per Dolar AS
Berita terkait
Rupiah Berpeluang Makin Perkasa Didukung Insentif Kebijakan Moneter
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 15.00
Bank Indonesia Diperkirakan Tahan Suku Bunga Acuan pada RDG Siang Ini
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 09.40
Rupiah Diprediksi Sentuh Rp 17.500-18.000 per Dolar AS pada Akhir 2026
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 15.17
Pasar Menanti Sinyal Kebijakan Bank Indonesia di RDG Agustus
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 11.01