Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pasar Menanti Sinyal Kebijakan Bank Indonesia di RDG Agustus

Pasar keuangan dan dunia usaha menantikan sinyal kebijakan Bank Indonesia dalam Rapat Dewan Gubernur Agustus 2026. Perhatian utama bukan hanya pada keputusan BI Rate, tetapi juga arah komunikasi dan kebijakan moneter pasca mundurnya Perry Warjiyo. Menurut Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas, fase kebijakan moneter Indonesia memasuki babak baru setelah kenaikan suku bunga 100 basis poin sejak Mei.

Empat isu kunci akan dicermati pelaku pasar: normalisasi Sekuritas Rupiah Bank Indonesia dan operasi moneter, pandangan BI terhadap nilai tukar rupiah yang kini lebih stabil, prioritas penarikan modal asing versus dukungan pertumbuhan ekonomi, dan kondisi likuiditas perbankan. Secara global, inflasi AS mulai mereda, Federal Reserve diperkirakan menahan suku bunga, namun yield obligasi AS tetap tinggi. Perlambatan ekonomi China juga menjadi perhatian karena berdampak pada ekspor dan harga komoditas.

Komunikasi Bank Indonesia dianggap sama pentingnya dengan keputusan kebijakan, karena investor ingin mengetahui transisi dari fase stabilisasi ke pemulihan pertumbuhan. Data pasar terkini menunjukkan IHSG menguat 0,67% ke 6.273,57, sementara rupiah diperkirakan bergerak di kisaran Rp17.798 per dolar AS.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait