Jakarta · Sabtu, 26 September 2026Cari
WargaKonoha

Rupiah Menguat Dipengaruhi Geopolitik AS-China

Rupiah menguat 0,07 persen atau 13 poin terhadap dolar AS, berada di level Rp 17.703 per USD pada penutupan perdagangan Jumat. Penguatan ini didorong oleh perbaikan hubungan dagang antara AS dan China. Menteri Keuangan AS Scott Bessent memastikan kedua negara sepakat memperpanjang gencatan senjata perdagangan hingga 10 Januari 2027, yang sebelumnya dijadwalkan berakhir pada 10 November. Perpanjangan ini mencakup langkah China untuk membeli lebih banyak produk pertanian AS dan potensi kesepakatan di sektor jasa keuangan. Pertemuan tidak terjadwal antara Bessent dan Wakil Perdana Menteri China He Lifeng di Washington menjadi katalis pengumangan ini. Selain itu, negosiasi damai bertahap antara AS dan Iran juga mendukung sentimen pasar, dengan Iran bersedia membuka kembali Selat Hormuz dan AS meninjau kembali sanksi ekonomi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait