Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

BI: Pelemahan rupiah dipengaruhi oleh kekhawatiran tensi geopolitik

Bank Indonesia (BI) menyatakan pelemahan nilai tukar rupiah dipicu oleh tensi geopolitik Timur Tengah yang menjaga harga minyak di atas 100 dolar AS per barel, sehingga meningkatkan risiko inflasi global. Tekanan tambahan berasal dari kebutuhan valas importir dan arus keluar dana portofolio aset domestik. Pada Senin (21/9), kurs JISDOR tercatat melemah 0,38 persen ke level Rp17.813 per dolar AS.

Untuk menjaga stabilitas, BI melakukan intervensi melalui transaksi NDF, spot, DNDF, serta pembelian SBN di pasar sekunder. BI juga mengoptimalkan insentif modal asing dan skema Local Currency Transaction (LCT). Meski tertekan, rupiah masih sejalan dengan mata uang kawasan dengan penguatan quarter to date sebesar 0,37 persen, didukung cadangan devisa sebesar 146,5 miliar dolar AS per akhir Agustus 2026.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait