Rupiah Melemah Tipis ke 17.725 per Dolar AS, Sinyal The Fed Jadi Penentu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3337095/original/079976700_1609328703-20201230-Rupiah-Ditutup-Menguat-4.jpg)
Nilai tukar rupiah ditutup melemah tipis ke Rp17.725 per dolar AS pada akhir perdagangan Rabu (26/8/2026), naik 2 poin dari penutupan sebelumnya di Rp17.723. Analis Ibrahim Assuabi menilai pelemahan ini terkait sikap hati-hati pasar menjelang pidato Kevin Warsh dari The Fed dalam Simposium Jackson Hole. Pidato Warsh diperkirakan memberikan sinyal kebijakan The Fed terkait inflasi dan prospek ekonomi AS. Sorotan pasar terhadap Warsh semakin tajam setelah kritik terkait sikapnya yang dianggap kurang transparan. Keputusan kebijakannya dianggap krusial untuk arah pasar keuangan global. Investor juga menunggu rilis data Personal Consumption Expenditures (PCE) AS yang diharapkan memberi gambaran tambahan tentang tekanan inflasi dan kondisi ekonomi AS. Sejalan dengan pasar spot, kurs JISDOR Bank Indonesia juga melemah ke Rp17.717 dari Rp17.703 sebelumnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 26 Agustus 2026 pukul 16.25
Rupiah melemah jelang pidato Ketua The Fed di Simposium Jackson Hole
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 15.33
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Soroti Intermediasi Perbankan dan Wait and See Data Ekonomi
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 12.12
Video: Bos Sekuritas Nilai Target PDB - Rupiah Prabowo 2027 Realistis
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 18.34
Tantangan Destry Menjaga BI Tetap Kredibel di Tengah Tekanan Ekonomi
Berita terkait
Rupiah Dibuka Perkasa, Dolar AS Turun ke Rp17.800 Pagi Ini
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 09.03
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.721 per Dolar AS Sore Ini
CNN Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 16.00
Rupiah Menguat Usai Pidato Prabowo, Dolar AS Turun ke Rp17.820
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 15.08
Rupiah Ditutup Loyo, Dolar AS Naik ke Rp17.865
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 15.09