Jakarta · Kamis, 27 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Rusia-Indonesia masih dalam tahap diskusi soal bandar antariksa Biak

Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, menyatakan bahwa kolaborasi pengembangan bandar antariksa di Biak, Papua, masih berada pada tahap diskusi awal bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Roscosmos. Ia menegaskan belum ada perjanjian resmi yang ditandatangani dan bahwa pertemuan tersebut bersifat eksploratif. Tolchenov menyangkal klaim bahwa fasilitas ini akan digunakan sebagai pangkalan militer Rusia, menekankan bahwa bandar antariksa tersebut adalah milik penuh Indonesia tanpa fungsi ganda untuk kepentingan asing. Ia juga menyatakan komitmen Rusia untuk mendukung pengembangan proyek ini jika Roscosmos menjadi mitra yang dipilih. Pemerintah Indonesia berupaya mempercepat pembangunan bandar antariksa tersebut, termasuk dengan menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2026. Selain Rusia, Indonesia juga menjajaki kerja sama keantariksaan dengan India, sejalan dengan kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Jakarta pada Juli lalu.

Berita terkait