Jakarta · Sabtu, 3 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Rusia Ketiban Durian Runtuh, Pendapatan Minyak Cetak Rekor Rp49 Triliun di Tengah Perang Teluk

Rusia mencatat pendapatan ekspor minyak mentah sebesar USD2,75 miliar (Rp49 triliun) dalam satu minggu akhir September 2023, menjadi level tertinggi sejak konflik Ukraina 2022. Lonjakan ini dipicu oleh kenaikan harga minyak global akibat perang AS-Israel-Iran di Selat Hormuz serta gangguan lalu lintas kapal tanker. Gangguan pasokan alternatif memaksa pembeli global memilih Rusia sebagai sumber minyak, terutama di Asia. Rusia berhasil mengalihkan ekspor minyak dari Eropa ke China dan India, mengatasi sanksi price cap USD60/barel. Dalam empat minggu hingga 27 September, volume ekspor minyak mentah Rusia ke Asia mencapai 3,61 juta barel per hari. Strategi ini diperkuat oleh serangan drone Ukraina pada kilang dalam negeri, yang menurunkan kapasitas pengolahan. Untuk mengamankan pasokan domestik, Rusia menghentikan ekspor diesel sementara dan mengalihkan minyak mentah tak terolah ke pasar laut.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait