Sang Garuda, Penjaga Terakhir Rimba Jawa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Elang Jawa (Nisaetus bartelsi) resmi ditetapkan sebagai satwa langka nasional sejak 1993 dan terancam punah sejak 1994. Populasi saat ini diperkirakan 511 pasang (600-1.000 individu) tersebar di 74 kantong habitat di Jawa Tengah, Timur, Barat, dan Bali. Habitat terancam fragmentasi, perburuan ilegal, dan degradasi hutan. Perburuan semakin meningkat dengan teknologi digital; 13 kasus perdagangan ilegal elang Jawa tercatat 2016-2024 melalui platform enkripsi seperti Telegram dan WhatsApp dengan harga Rp 500 ribu hingga Rp 8 juta. Elang Jawa hanya bertelur satu butir per dua tahun dan bersifat monogami, mempercepat risiko kepunahan akibat inbreeding. Degradasi habitat turun 6,5% dari 2008-2019. Temuan di Gunung Muria (10-17 ekor) menginspirasi rencana penambahan 7 kawasan konservasi baru dan usulan taman hutan raya seluas 9.455 hektare untuk menampung hingga 37 ekor elang Jawa.
Bagikan
Berita terkait
Sayap Garuda di Pulau Dewata: SRAK Perkuat Konservasi Elang Jawa Lintas Wilayah
kumparan · 31 Agustus 2026 pukul 19.30
Bintang Laut Langka Justru Dilepas ke Laut, Selamatkan Ekosistem Hewan Nyaris Punah
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 12.49
Populasi Gajah di Bengkulu Terancam, Kini Tinggal 25-30 Ekor
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 10.25
Jadi Kado Spesial di Bulan Kemerdekaan, Enak Elang Jawa yang Lahir di TSI Bogor Diberinama Garuda
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 08.00