Satelit Lampung-1 Diluncurkan dari China, BRIN Pastikan Keamanan Data
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Satelit hiperspektral Lampung-1 resmi diluncurkan dari perairan Haiyang, Provinsi Shandong, China, pada Rabu (5/8) menggunakan roket Smart Dragon-3 dalam misi OSE Hyperspectral Twin Satellites. Satelit ini dirancang untuk mendukung pembangunan berbasis data lewat kecerdasan buatan (AI). Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memastikan keamanan data meski peluncuran dilakukan di luar Indonesia, dengan BRIN sebagai otoritas penyimpanan data untuk kepentingan nasional. Kepala BRIN, Arif Satria, menyatakan bahwa peluncuran telah melalui koordinasi dan diskusi terkait keamanan data.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyaksikan peluncuran bersama delegasi dari Pemerintah Provinsi Lampung, Pemerintah Provinsi Shandong, STAR.VISION Aerospace, dan mitra internasional. Peluncuran ini menjadi tonggak baru dalam kerja sama antara Lampung dan Shandong sebagai 'sister province', dengan harapan teknologi satelit dan AI dapat membantu pemerintah membuat kebijakan pembangunan yang lebih akurat.
Selain itu, BRIN juga mengumulkan rencana peluncuran satelit Neo-1 yang diproduksinya sendiri, dengan pabrik di Bogor. Satelit ini diproyeksikan akan diluncurkan pada awal 2027.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 15.56
Satelit Lampung-1 Meluncur ke Orbit dari China, Apa Saja Fungsinya?
CNN Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 15.30
Model AI China Kuasai Dunia, Ini 5 Daftar AI Paling Populer
CNN Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 11.00
Fakta-fakta dan Spesifikasi Lampung-1, Satelit AI Pertama Indonesia
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 08.15
AS Resmi Blokir Impor Robot Humanoid China! Rivalitas AI Raksasa Dunia Makin Panas
Berita terkait
Tergerus AI, Deret Jurusan Ini Dihapus dari Kampus-kampus China
CNN Indonesia · 28 September 2026 pukul 07.30
China Paksa Harga AI Barat Turun agar Dapat Bersaing Sengit
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 21.25
Hasil Pertemuan Trump dan Xi Jinping: Pangkas Tarif Barang Rp537 Triliun, Buka Dialog AI
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 09.40
China dan AS Sepakati Pemangkasan Tarif Rp 537 Triliun
Liputan6.com · 26 September 2026 pukul 21.30