Model AI China Kuasai Dunia, Ini 5 Daftar AI Paling Populer
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Model AI asal China mendominasi peringkat penggunaan mingguan platform OpenRouter. Lima posisi teratas semuanya ditempati model buatan perusahaan China: DeepSeek V4 Flash (peringkat pertama, 7,22 triliun token), Xiaomi MiMo V2.5, Tencent Hy3, DeepSeek V4 Pro, dan GLM 5.2 dari Z.ai. Peringkat diukur berdasarkan total token prompt dan completion yang diproses.
Kelima model tersebut menawarkan efisiensi biaya dan keunggulan masing-masing. DeepSeek V4 Pro disebut setara dengan model closed-source luar negeri untuk pemrograman dan tugas AI agent kompleks. Model-model ini juga naik peringkat cepat setelah rilis: V4 Flash baru membuka API uji publik pada Jumat, sedangkan Hy3 Tencent resmi open-source pada 6 Juli. Di Hugging Face, Kimi K3 memimpin unduhan global dengan 968.000 unduhan dan 9.770 likes, diikuti DeepSeek V4 Flash.
Pengamat Xiang Ligang menilai pembatasan AS tidak memperlambat inovasi AI China; persaingan mencakup algoritma, data, daya komputasi, ekosistem, dan talenta. China memiliki data besar, ekosistem manufaktur, dan beragam skenario penerapan. Menurut Xinhua, hingga akhir 2025 China memiliki lebih dari 6.000 perusahaan AI, skala industri inti melampaui 1,2 triliun yuan (naik hampir 30% tahunan), unduhan global model open-source China menembus 10 miliar, dan China memegang 60% paten AI dunia. Pendekatan open-source menurunkan hambatan adopsi dan memperkuat pengaruh internasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 08.15
AS Resmi Blokir Impor Robot Humanoid China! Rivalitas AI Raksasa Dunia Makin Panas
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 07.44
Satelit Lampung-1 Diluncurkan dari China, BRIN Pastikan Keamanan Data
Berita terkait
DeepSeek dan Alibaba Buka Akses Model AI, Persaingan Makin Ketat
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 14.30
Gebrakan Baru China Bisa Bikin Amerika Makin Ditinggalkan
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 07.45
Apple Melatih Model AI-nya Sendiri Khusus Melawan Produk China
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 18.26
Taiwan Kena Serangan Siber Abnormal, China Diduga Dalangnya
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 17.30