Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Satgas PRR Pacu Realisasi TKD Nagan Raya untuk Pulihkan Akses Warga

Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mendorong Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Aceh, mempercepat realisasi tambahan Transfer ke Daerah (TKD) untuk memulihkan infrastruktur dan kehidupan masyarakat terdampak bencana. Hasil monitoring pada 10 Agustus 2026 menunjukkan realisasi tambahan TKD Nagan Raya hanya mencapai Rp209,57 juta atau 0,74 persen dari total pagu Rp28,29 miliar. Sebagian besar kegiatan masih berada pada tahap perencanaan dan pengadaan, sehingga manfaat anggaran belum maksimal bagi masyarakat.

Alokasi tambahan TKD Nagan Raya didominasi sektor infrastruktur sebesar Rp17,19 miliar, diikuti pertanian Rp6,54 miliar, urusan lainnya Rp3,36 miliar, dan pendidikan Rp1,20 miliar. Beberapa titik prioritas yang membutuhkan penanganan mendesak antara lain kawasan longsor di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang dan Jembatan Rangka Baja Gunong Kong di Gampong Alue Wakie, Kecamatan Darul Makmur. Jembatan tersebut putus dan belum pernah diperbaiki, sehingga warga harus menggunakan perahu untuk menyeberang.

Perwakilan Tim Satgas PRR Aceh dari Kementerian Dalam Negeri, Imran, menyampaikan kekhawatiran terkait rendahnya penyerapan anggaran dan menekankan pentingnya percepatan proses pengadaan, penetapan kontrak, dan pelaksanaan pekerjaan fisik. Pemerintah Kabupaten Nagan Raya berkomitmen menyusun kerangka kerja rehabilitasi dan rekonstruksi serta mengawal pelaksanaan kegiatan secara mingguan dengan target mencapai 50 persen pada akhir September 2026.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait