Jakarta · Jumat, 25 September 2026Cari
WargaKonoha

Pembangunan Huntap di Aceh Utara Dipercepat, Pengadaan Lahan Jadi Prioritas

Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera menargetkan pembangunan 505 unit hunian tetap (huntap) di tujuh lokasi Aceh Utara pada 2026, sebagai bagian dari total kebutuhan 4.827 unit dengan anggaran Rp1,40 triliun. Namun, hanya satu lokasi (34 unit) yang sudah bersertifikat clean and clear, sementara 471 unit di enam lokasi lain masih dalam proses appraisal KJPP. Paket 1 (415 unit, Rp111,66 miliar) dan Paket 2 di Lhok Puuk (90 unit, Rp24,22 miliar) sudah siap kontrak dengan masa pelaksanaan 120 hari, berakhir Januari 2027.

Akses ke lokasi huntap menjadi kendala, terutama tujuh jembatan yang dikelola Kodam Iskandar Muda hanya mencapai progres 5 persen. Prioritas utama adalah percepatan pengadaan lahan di enam lokasi, khususnya Huntap Leubok Pusaka dan Lhok Puuk. Laksma TNI Nouldy J. Tangka menyatakan sebagian kendala bersifat administratif dan koordinatif, sehingga perlu penyelesaian cepat agar pemulihan masyarakat berjalan lebih efisien.

Pencapaian pemulihan lain meliputi bantuan pengisian hunian 88,32 persen (7.575 dari 8.577 KPM), bantuan stimulan 72,09 persen, dan penyaluran Jadup hanya 24,20 persen (4.569 dari 18.880 KPM). Pemulihan fasilitas kesehatan mendapat alokasi Rp14,21 miliar untuk 21 lokus, meski ada perbedaan klasifikasi kondisi lapangan. Di sektor ekonomi, pemulihan budidaya perikanan mencapai 304,79 hektare, sementara TKD tambahan sebesar Rp31,63 miliar belum terealisasi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait