Satgas PRR Pulihkan Akses Nagan Raya, Ekonomi Warga Kembali Bergerak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera memulihkan akses di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, yang terputus akibat bencana hidrometeorologi. Pekerjaan difokuskan pada penataan aliran sungai, perbaikan jembatan di Desa Blang Puuk, serta penanganan longsor dan limpahan air di ruas Beutong-Celala. Tim telah merekonstruksi badan jalan, mengembalikan aliran sungai ke jalur semula, dan membangun tanggul sepanjang 400 meter di kedua sisi untuk melindungi infrastruktur.
Proyek menghadapi kendala logistik pasokan semen (butuh 400 ton, tersedia 45 ton) dan solar (46.000 liter/bulan). Pasokan tambahan didatangkan dari Belawan dan Dumai. Target penyelesaian Desember 2026. Progres kontraktual mencapai 17,29%, dengan penambahan sembilan unit ekskavator. Akses sudah terhubung kembali untuk kendaraan besar, membuka distribusi hasil pertanian dan pasokan barang dari Takengon ke Nagan Raya dan Meulaboh, sehingga aktivitas pasar, perkebunan, dan UMKM mulai bergerak lagi.
Perwakilan Satgas PRR Kemendagri, Imran, mengapresiasi kerja tim 24 jam yang berhasil mengkonsentrasikan aliran sungai lewat bawah jembatan. Tim juga memantau Jembatan Rangka Baja Gunong Kong di Kecamatan Darul Makmur yang menunggu penanganan lanjutan.
Bagikan
Berita terkait
Satgas PRR Dorong Pemkot Subulussalam Percepat Realisasi TKD Rp 84,93 M
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 16.24
Satu Hari Pascagempa NTT, BNPB Sebut Akses Jalan-Listrik Mulai Pulih
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 20.04
Kampung Binaan Pertamina Lubricants Beri Dampak Ekonomi hingga Rp 200 Juta per Tahun
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 20.44
Jelang Musim Tanam, Nagan Raya Optimalkan TKD untuk Rehabilitasi Sawah
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 15.19