Tito Pastikan Satgas PRR Kawal Ketat Pemulihan Pascabencana Sumatera
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Satgas PRR Muhammad Tito Karnavian memastikan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjalankan program pemulihan secara paralel sesuai kewenangan masing-masing. Setelah anggaran tersedia, seluruh program yang telah direncanakan harus segera dilaksanakan dan dipastikan berjalan di lapangan.
Untuk mengawal pelaksanaannya, Tito mengerahkan jajaran Satgas PRR dari unsur kementerian, TNI, dan Polri ke daerah terdampak. Tim tersebut bertugas memeriksa perkembangan pekerjaan sekaligus mengidentifikasi program yang masih menghadapi kendala. Pengawasan lapangan akan berlangsung hingga Desember 2026, dengan hasilnya akan disampaikan kepada Presiden.
Pemerintah telah menyiapkan dukungan anggaran sebesar Rp100,1 triliun untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Sumatera pada periode 2026-2028. Khusus tahun 2026, anggaran yang disiapkan sekitar Rp39 triliun dan sebagian besar telah disalurkan kepada kementerian/lembaga pelaksana. Selain itu, Presiden menambahkan Transfer ke Daerah sebesar Rp10,6 triliun, yang terdiri dari Rp1,6 triliun untuk Aceh, lebih dari Rp6 triliun untuk Sumatera Utara, dan lebih dari Rp2 triliun untuk Sumatera Barat. Tito juga menerbitkan surat edaran agar anggaran tambahan ini diprioritaskan untuk penanganan dampak bencana di setiap daerah.
Bagikan
Berita terkait
Kasatgas PRR Dorong Eksekusi ABT untuk Pemulihan Pascabencana Sumatera
Detik.com · 2 September 2026 pukul 20.58
Satgas PRR Tingkatkan Pengawasan Realisasi Tambahan TKD Daerah Terdampak
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 10.25
Satgas PRR Dorong Pemkot Subulussalam Percepat Realisasi TKD Rp 84,93 M
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 16.24
Satgas PRR Pulihkan Akses Nagan Raya, Ekonomi Warga Kembali Bergerak
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 21.08