Satgas PRR Ungkap Progres Pembangunan Jalan-Huntap Terdampak Bencana Sumatera
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Satgas PRR menyatakan progres pembangunan infrastruktur di Sumatera setelah bencana banjir bandang dan longsor. Jalan dan jembatan nasional mencapai 100% tuntas, sementara jalan dan jembatan daerah masih berjalan. Hunian sementara (Huntara) hampir selesai 99% dengan 20.700 dari 20.803 unit selesai. Hunian tetap (Huntap) hanya 3,26% karena membutuhkan persiapan lahan dan pembangunan fisik. Fasilitas kesehatan, pendidikan, dan rumah ibadah beroperasi 100%, serta listrik, SPBU, LPG, dan jaringan komunikasi pulih. Bantuan sosial DTH cair 100%, dengan total alokasi Rp 465 miliar untuk hunian, Rp 674 miliar jaminan hidup, dan Rp 764 miliar stimulan ekonomi. Pemulihan ekonomi pasar rakyat hampir 90%, UMKM dan e-commerce normal dengan 40,6 juta transaksi. Pemulihan lahan sawah dan sektor kelautan berjalan. Target pemulihan keseluruhan dalam 3 tahun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 4 Oktober 2026 pukul 20.50
Listrik Jadi Tantangan, Potensi Wisata Selatan Sukabumi Bisa Mandek
SINDOnews · 3 Oktober 2026 pukul 19.10
Heroisme Zeni ke Bulir Padi
Berita terkait
Nepal Butuh Rp 88 T untuk Pulihkan Infrastruktur usai Banjir Bandang
kumparan · 30 Agustus 2026 pukul 06.25
Kasatgas PRR Dorong Pembangunan Huntap Tapanuli Tengah Dimasifkan
CNN Indonesia · 10 September 2026 pukul 20.23
Pemkot Padang Panjang Kebut Perbaikan Jalan dan 2 Jembatan Pascabencana
Detik.com · 1 September 2026 pukul 16.41
Andrea Rosiade: Prabowo Siapkan Rp 220 M Bangun Kembali Batu Busuk Pascabencana
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 19.48