Saudi-Turki-Pakistan Teken Pakta: Serangan ke Satu Negara brarti ke Semua
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Arab Saudi, Turki, dan Pakistan menandatangani Perjanjian Pertahanan Bersama Mekkah pada 7 Agustus 2026 di Mekah. Perjanjian ini dalam konteks memanasnya kawasan pasca-serangan Houthi dan perang Amerika Serikat-Iran. Kementerian Luar Negeri Pakistan menyatakan perjanjian ini berarti serangan terhadap anggota mana pun akan dianggap serangan terhadap semua anggota, bertujuan memperkuat pencegahan kolektif. Pemerintah Saudi berupaya memperkuat hubungan keamananannya di tengah perang regional yang melibatkan Iran dan sekutunya di Yaman. Serangan Houthi terhadap Arab Saudi telah mengganggu pengiriman melalui Selat Hormuz dan Laut Merah. Turki dan Pakistan berbatasan dengan Iran, sehingga kedua negara dapat menggunakan pengaruh berbeda terhadap Teheran. Perjanjian ini tidak ditujukan pada negara tertentu, tidak bertentangan dengan komitmen NATO Turki, dan tidak mewakili upaya membangun poros militer atau blok sektarian. Perjanjian ini berfokus pada pembangunan kemampuan berkelanjutan dan tidak merupakan ancaman terhadap keamanan negara mana pun di kawasan.
Bagikan
Berita terkait
Ini Alasan Iran Bikin Sayembara Bunuh Tentara AS Dapat Rp534 Juta dan Rp1 Miliar bagi Kontestan Perempuan
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 06.10
Sesumbar Trump Dibalas Ejekan Iran 'Sembunyi di Truk Makanan'
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 05.27
Panglima Militer Iran: 1 Kepala Tentara AS Dihargai Rp534 Juta
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 04.40
Qatar Bantah Tangkap 3 Pilot Iran, Teheran: Doha Harus Izinkan Tim Pencari Fakta
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 02.20