Saudi-Turki-Pakistan Teken Pakta: Serangan ke Satu Negara brarti ke Semua
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Arab Saudi, Turki, dan Pakistan menandatangani Perjanjian Pertahanan Bersama Mekkah pada 7 Agustus 2026 di Mekah. Perjanjian ini dalam konteks memanasnya kawasan pasca-serangan Houthi dan perang Amerika Serikat-Iran. Kementerian Luar Negeri Pakistan menyatakan perjanjian ini berarti serangan terhadap anggota mana pun akan dianggap serangan terhadap semua anggota, bertujuan memperkuat pencegahan kolektif. Pemerintah Saudi berupaya memperkuat hubungan keamananannya di tengah perang regional yang melibatkan Iran dan sekutunya di Yaman. Serangan Houthi terhadap Arab Saudi telah mengganggu pengiriman melalui Selat Hormuz dan Laut Merah. Turki dan Pakistan berbatasan dengan Iran, sehingga kedua negara dapat menggunakan pengaruh berbeda terhadap Teheran. Perjanjian ini tidak ditujukan pada negara tertentu, tidak bertentangan dengan komitmen NATO Turki, dan tidak mewakili upaya membangun poros militer atau blok sektarian. Perjanjian ini berfokus pada pembangunan kemampuan berkelanjutan dan tidak merupakan ancaman terhadap keamanan negara mana pun di kawasan.
Bagikan
Berita terkait
AS Sanksi 10 Entitas Terkait Dugaan Mendukung Militer Iran
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 15.41
Iran Hukum Gantung 2 Demonstran Antipemerintah
Detik.com · 30 September 2026 pukul 14.44
Tujuan Perang Tak Tercapai, Iran Tuding AS Sembunyikan Jumlah Tentara yang Tewas
SINDOnews · 30 September 2026 pukul 14.24
Kepala Dewan Keamanan Rezaei: Iran Sudah Kirim Syarat-syaratnya, Trump Tak Bisa Ambil Keputusan
SINDOnews · 30 September 2026 pukul 13.31