Sawit akan Penuhi 60% Kebutuhan Minyak Nabati Dunia pada 2050
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kelapa sawit diproyeksikan menyumbang 60% kebutuhan minyak nabati dunia pada 2050. Proyeksi ini didasarkan pada populasi dunia mencapai 10 miliar orang dan kebutuhan minyak nabati global mencapai 300 juta ton. Minyak kedelai, rapeseed, dan bunga matahari diproyeksikan menghadapi keterbatasan produktivitas dan lahan, sehingga sawit menjadi alternatif utama. Produktivitas sawit dapat 8-10 kali lebih tinggi dari minyak nabati lain, dengan potensi peningkatan 50-100% melalui varietas unggul dan praktik perkebunan baik. Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) oleh BPDP menjadi kunci peningkatan produktivitas. Industri sawit melibatkan 42% petani dan banyak UMKM, memberikan pasokan minyak nabati yang kompetitif bagi semua lapisan masyarakat.
Bagikan
Berita terkait
Calon Bos OJK Sarjito Sebut 3 Tantangan Bursa Mineral RI
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 15.30
Mandiri Energi di Pulau Sangiang
Jaring.id · 24 Agustus 2026 pukul 14.17
Transportasi Jateng Berbenah: Taksi Listrik-Layanan Pembayaran Nontunai
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 12.57
PLN Indonesia Power dan PGE Garap Proyek Panas Bumi, Kapasitas 45 MW
kumparan · 23 Agustus 2026 pukul 15.00