Jakarta · Senin, 24 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Calon Bos OJK Sarjito Sebut 3 Tantangan Bursa Mineral RI

Calon Bos OJK Sarjito menyampaikan tiga tantangan utama pengembangan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Indonesia. Pertama, Indonesia masih bergantung pada harga internasional meski menjadi produsen nikel terbesar dunia (67% produksi global) dan minyak sawit (57%). Kedua, ekosistem perdagangan komoditas masih terfragmentasi dengan risiko under-invoicing, transfer pricing, dan pelarian devisa. Ketiga, data mineral dan komoditas belum terintegrasi di beberapa institusi, diperlukan infrastruktur pasar yang kredibel untuk price discovery dan Indonesia Reference Price. Di 2025, sektor pertambangan menyumbang 8,75% ke PDB Indonesia. Sarjito mengusulkan delapan pilar kebijakan: Trusted Infrastructure, Market, Player, Product, Data, Regulator, Ecosystem, dan Price.

Berita terkait