Sejak Kapan Kita Mengerti Kata “Tertemper”?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kata "tertemper" dalam konteks kereta api tidak berasal dari bahasa Indonesia standar. KAI pernah menjelaskan pada 2016 bahwa tertemper berarti tertabrak. Penelusuran menemukan kata serupa dalam Bahasa Jawa (ketèmper) dengan makna tertabrak, serta dokumentasi awal pada 1939 dengan makna pingsan/kalah. Kata ini berkembang melalui lingkungan profesi kereta api, media, hingga menjadi bahasa umum dalam 10 tahun. Penggunaan tertemper memungkinkan penekanan pada kereta sebagai subjek yang menabrak, berbeda dari "tertabrak" yang menaruh fokus pada pelaku benturan. Fenomena ini mencerminkan bagaimana bahasa Indonesia tumbuh melalui interaksi dengan bahasa daerah dan istilah profesi.
Bagikan
Berita terkait
20 Perjalanan KA Sempat Berhenti Luar Biasa Imbas Gempa M 3,5 di Bantul
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 22.22
Platform Streaming Bakal Diatur di RUU Penyiaran, Komisi I: Tata Kelolanya Jelas
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 15.16
Trio Kereta Argo Rute Jakarta-Semarang Diubah Jadi KA Muria Per Oktober 2026
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 14.50
Identitas Korban Tewas Tertemper KRL di Tebet: Kakek Berusia 80 Tahun
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 12.08