Sejak Kapan Kita Mengerti Kata “Tertemper”?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kata "tertemper" dalam konteks kereta api tidak berasal dari bahasa Indonesia standar. KAI pernah menjelaskan pada 2016 bahwa tertemper berarti tertabrak. Penelusuran menemukan kata serupa dalam Bahasa Jawa (ketèmper) dengan makna tertabrak, serta dokumentasi awal pada 1939 dengan makna pingsan/kalah. Kata ini berkembang melalui lingkungan profesi kereta api, media, hingga menjadi bahasa umum dalam 10 tahun. Penggunaan tertemper memungkinkan penekanan pada kereta sebagai subjek yang menabrak, berbeda dari "tertabrak" yang menaruh fokus pada pelaku benturan. Fenomena ini mencerminkan bagaimana bahasa Indonesia tumbuh melalui interaksi dengan bahasa daerah dan istilah profesi.
Bagikan
Berita terkait
Danantara Mau Impor KRL Jepang, Menhub Jelaskan Prosesnya
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 23.17
INKA Rugi dan Banyak Utang, Danantara Pertimbangkan Suntik Modal
CNN Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 16.49
Mobil Tertemper KA Tawang Alun di Lumajang, Begini Kronologinya
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 16.40
Danantara bertemu Menhub bahas rencana impor KRL bekas dari Jepang
ANTARA News · 2 Oktober 2026 pukul 15.36