Jakarta · Rabu, 19 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Sejarah KRI Ki Hajar Dewantara, Pernah Ikut Operasi Aru Jaya di Timtim

Presiden RI Prabowo Subianto mengirimkan surat ke DPR RI pada 14 Juli 2025 terkait usulan penjualan KRI Ki Hajar Dewantara, sebuah kapal perang klasik buatan Yugoslavia yang telah bertugas sejak 1981. Surat ini diterima dan dibacakan dalam Rapat Paripurna DPR ke-2 masa sidang I 2026-2027 oleh Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco. KRI Ki Hajar Dewantara berjenis perusak ringan dengan bobot 1.850 ton dan dilengkapi persenjataan seperti rudal Exocet MM 38, rudal Mistral, torpedo, bom laut, meriam kaliber 57 mm, dan meriam penangkis serangan udara kaliber 20 mm. Kapal ini juga pernah terlibat dalam Operasi Aru Jaya pada 1992 di perairan Timor Timur untuk mencegat kapal ilegal yang membawa aktivis dan wartawan internasional. Selain itu, kapal ini juga pernah melaksanakan operasi pengamanan laut di wilayah Papua dan Papua Barat pada 2016 guna mengawasi teritorial Indonesia dari pencurian ikan dan penyalahgunaan izin berlayar asing.

Berita terkait