Sejumlah Warga Kabupaten Bandung Laporkan Hujan Abu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Warga di sejumlah wilayah Kabupaten Bandung, termasuk Kota Cimahi, Pasirjambu, dan Soreang, dilanda fenomena hujan abu vulkanik pada pagi Minggu, 6 September 2026. Debu tipis namun pekat menyelimuti lantai, pagar, dan teras rumah warga. Menurut informasi yang dikutip dari detikJabar, fenomena ini diduga disebabkan oleh guguran abu vulkanik dari aktivitas Gunung Anak Krakatau. Habil, warga Cimahi, menyampaikan bahwa debu yang turun cukup tebal hingga membuat lantai rumahnya terlihat hitam legam setelah disapu. Fenomena serupa juga dilaporkan oleh Regita di Pasirjambu, yang menemukan lapisan abu cukup tebal di pagar dan lantai rumahnya. Esha dari Tegalilat, Soreang, menyatakan bahwa hujan debu kali ini terasa lebih masif dibandingkan dengan kejadian sebelumnya. Warga setempat sempat kaget dan bingung menghadapi kondisi yang belum pernah dialami sebelumnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 6 September 2026 pukul 10.30
Gunung Anak Krakatau Siaga III, Penyeberangan Merak-Bakauheni Tetap Beroperasi Namun Diminta Waspada
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 20.33
Abu Vulkanik Anak Krakatau Bergerak ke Barat, Bandar Lampung Hujan Abu
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 13.11
Erupsi Terbaru Gunung Anak Krakatau Rusak Kamera Pemantau
Liputan6.com · 5 September 2026 pukul 12.19
Anak Krakatau Erupsi Menerus, Jauhi Radius 3 Kilometer
Berita terkait
Pandeglang Diguyur Hujan Abu Usai Gunung Anak Krakatau Erupsi
Detik.com · 5 September 2026 pukul 21.50
Himbauan BNPB ke Masyarakat Terkait Erupsi Gunung Anak Krakatau
JawaPos · 5 September 2026 pukul 09.45
Gunung Anak Krakatau Erupsi: Lontarkan Lava Pijar, Terdengar Dentuman
kumparan · 5 September 2026 pukul 07.24
Gunung Api Ili Lewotolok di NTT Meletus, Kolom Abu Setinggi 600 Meter
CNBC Indonesia · 6 September 2026 pukul 11.23