Sekjen Kemendagri Minta Pemda Perkuat Pengendalian Harga Pangan di Daerah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sekretaris Jenderung Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir meminta pemerintah daerah (Pemda) memperkuat pengendalian harga pangan dengan menyesuaikan intervensi berdasarkan perkembangan harga komoditas di masing-masing wilayah. Hal ini disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah di Gedung Sasana Bhakti Praja, Jakarta. Tomsi menekankan pentingnya evaluasi terhadap komoditas yang memberikan tekanan inflasi, seperti beras dan cabai, agar upaya pengendalian benar-benar efektif. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi September 2026 mencapai 0,30 persen secara month-to-month, 3,28 persen year-on-year, dan 2,17 persen year-to-date. Tekanan inflasi masih terlihat hingga awal Oktober 2026, dengan 259 kabupaten/kota mengalami kenaikan IPH cabai rawit, 292 kabupaten/kota untuk cabai merah, dan 116 kabupaten/kota untuk beras. Tomsi meminta Pemda merespons kondisi ini dengan memperkuat intervensi sesuai karakteristik wilayah dan menindaklanjuti dukungan dari Kementerian Pertanian seperti penyediaan bibit dan pupuk.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 18.05
Kemendagri Minta Pemda Perkuat Intervensi Kendalikan Harga Pangan
SINDOnews · 5 Oktober 2026 pukul 17.21
Sekjen Kemendagri Minta Pemda Perkuat Pengendalian Harga Pangan
Berita terkait
Inflasi Pangan Naik, BI dan Pemerintah Perkuat Pengendalian Harga
kumparan · 1 September 2026 pukul 17.00
Kemendagri beri penghargaan daerah berprestasi regional Papua
ANTARA News · 29 September 2026 pukul 22.18
Wamendagri Tegaskan Peran Penting Pemda dalam Penanggulangan TBC
Detik.com · 29 September 2026 pukul 19.48
Wamendagri Wiyagus: Kemendagri Kawal Eliminasi Tuberkulosis hingga ke Daerah
kumparan · 29 September 2026 pukul 19.20