Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir Minta Daerah Segera Intervensi Harga Beras

Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Tomsi Tohir meminta pemerintah daerah (Pemda) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) segera melakukan intervensi terhadap kenaikan harga beras di sejumlah wilayah. Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi tahun 2026. Tomsi menekankan bahwa beras merupakan komoditas pangan penting yang sangat memengaruhi tingkat inflasi nasional. Ia mencatat kenaikan harga beras di Kabupaten Bone Bolango mencapai 13 persen dan di Kabupaten Pohuwato mendekati 10 persen. Tomsi meminta Pemda turun ke lapangan untuk memastikan ketersediaan pasokan dan mengidentifikasi faktor penyebab kenaikan harga. Untuk Bone Bolango, ia meminta Perum Bulog melaksanakan operasi pasar bersama Pemda setempat. Stok beras nasional yang mencapai 5,7 juta ton, terbanyak sepanjang sejarah, harus dimanfaatkan untuk menjaga stabilitas harga. Tomsi juga menekankan pentingnya pemantauan aktif agar intervensi dilakukan sejak dini sebelum kenaikan harga semakin tinggi. Data BPS menunjukkan tekanan inflasi beras sebesar 5,61 persen pada September 2023 dan 5,32 persen pada Februari 2024, dipengaruhi oleh kondisi musim kering dan curah hujan rendah. Jumlah kabupaten/kota yang mengalami kenaikan harga beras juga meningkat dari 106 menjadi 120 wilayah.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait