Sekjen Liga Arab Serukan Masyarakat Internasional Bersatu Menentang Upaya Israel Gagalkan Rencana Perdamaian Gaza
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sekretaris Jenderal Liga Arab, Nabil Fahmy, menyerukan masyarakat internasional untuk bersatu menentang upaya Israel yang menurutnya menggagalkan rencana perdamaian Gaza yang diajukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Dalam pernyataannya, Fahmy menyatakan bahwa pemerintah Israel dengan sikap penolakannya terhadap rencana tersebut menunjukkan niat untuk mempertaharkan status quo di Jalur Gaza dan menghalangi solusi atas kondisi tidak manusiawi yang dialami lebih dari dua juta warga Palestina selama tiga tahun terakhir. Ia menyoroti bahwa kebijakan Israel bertindak berdasarkan pertimbangan politik domestik dan mengabaikan kehendak internasional yang tercermin dalam Resolusi Dewan Keamangan PBB Nomor 2803. Fahmy juga mengecam kesepakatan yang hanya membebankan kewajiban pada satu pihak, yakni Palestina, tanpa Israel menghentikan pembunuhan atau menarik diri dari wilayah yang didudukinya. Ia mendesak negara-negara yang mendukung Solusi Dua Negara untuk mengambil sikap bersatu dan tegas agar Israel menyadari pengabaiannya terhadap kehendak internasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 13.10
Israel Akhirnya Akui Tentaranya Tembaki Mobil yang Ditumpangi Hind Rajab
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 15.49
Pilu Ribuan Orang Masih Hilang di Gaza Usai Gencatan Senjata
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 17.03
Legislator Arab Saudi Kecam Penjajah Israel, Ini Alasannya
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 12.24
Australia Kecewa Israel Hentikan Penyelidikan Kematian Relawan Gaza
Berita terkait
Liga Arab Serukan Perlindungan Segera Bagi Warga Palestina dan Tolak Pengusiran Paksa
VOI · 8 September 2026 pukul 17.00
Liga Arab Klaim Ledakan Baru Akan Terjadi jika Situasi Palestina Tak Berubah
SINDOnews · 13 September 2026 pukul 18.22
Liga Arab Tolak Pemindahan Paksa Warga Palestina
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 17.58
Liga Arab desak perlindungan warga Palestina, tolak pengungsian paksa
ANTARA News · 8 September 2026 pukul 17.49