Sekjen PBB Antonio Guterres Prihatin Eskalasi Militer Israel di Libanon Selatan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyatakan keprihatinan mendalam terhadap eskalasi operasi militer Israel di Libensen selatan. Menurut laporan Pasukan Penjaga Perdamaian PBB (UNIFIL), aktivitas militer meningkat signifikan sejak akhir pekan lalu hingga Senin (8/9), meliputi operasi darat, serangan udara, dan pelanggaran wilayah udara. UNIFIL juga mencatat peluncuran proyektil oleh Hizbullah untuk pertama kalinya sejak akhir Juni lalu. Guterres menyoroti dampak serangan terhadap tenaga kesehatan dan pembatasan akses bantuan kemanusiaan, khususnya di Kegubernur Nabatieh.
Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (UN OCHA) melaporkan serangan paling mematikan terjadi di Munisipalitas Kfar Roummane, Nabatieh, yang menewaskan delapan orang termasuk seorang anak dan dua perempuan, serta melukai 11 orang. Rumah Sakit Ghandour di Nabatieh al-Fawqa hancur total pada Minggu (6/9), sekaligus dengan kerusakan pada kantor pemerintahan. Sekitar 20.000 warga pengungsi dari Distrik Nabatieh kebanyakan tinggal di rumah kerabat bukan di tempat penampungan massal, menyulitkan distribusi bantuan.
PBB mendesak semua pihak menghormati hukum humaniter internasional, dengan prioritas perlindungan warga sipil, infrastruktur sipil, dan tenaga medis, serta jaminan akses kemanusiaan yang aman bagi warga terdampak konflik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 9 September 2026 pukul 18.06
Sekjen PBB Sangat Prihatin dengan Eskalasi Operasi Israel di Lebanon Selatan
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 16.20
Militer Israel Siap Perang Total Melawan Otoritas Palestina, Hamas Serukan Perlawanan
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 15.07
Hamas Tuduh Israel Berupaya Hapus Bukti Kejahatan di Gaza
VOI · 8 September 2026 pukul 11.15
Kepala HAM PBB Desak Penghentian Transfer Senjata ke Israel
Berita terkait
5 Warga Tewas dalam 24 Jam Serangan Israel ke Gaza
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 07.46
Agresi Israel di Gaza, Korban Tewas Capai 73.658 Orang
Media Indonesia · 7 September 2026 pukul 20.01
Israel serang Lebanon, 11 warga Palestina termasuk dua bayi tewas
ANTARA News · 7 September 2026 pukul 16.54
Israel Setop Selidiki Kematian Pekerja Kemanusiaan Gaza, Australia Marah!
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 10.48