Sekjen PBB Sangat Prihatin dengan Eskalasi Operasi Israel di Lebanon Selatan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sekretaris Jenderg PBB Antonio Guterres sangat prihatin dengan eskalasi serangan militer Israel di Lebanon selatan, khususnya di wilayah Nabatieh. Dalam pernyataannya, Guterres mengecam meningkatnya jumlah korban sipil, termasuk wanita dan anak-anak, akibat serangan yang semakin intensif. Ia juga menyampaikan kekhawatiran terhadap dampak serangan terhadap rumah sakit, tenaga kesehatan, dan institusi publik, serta pembatasan akses kemanusiaan. Guterres menekankan perlunya perlindungan bagi warga sipil dan menolak serangan yang menargetkan mereka.
Lebih lanjut, Guterres menyerukan penghentian segeri permusuhan dan meminta Israel untuk menarik pasukkannya dari wilayah Lebanon. Ia juga mendesak semua pihak untuk menghormati kedaulatan Lebanon dan memenuhi kewajiban berdasarkan Resolusi Dewan Keamanan PBB nomor 1701.
Serangan Israel di Lebanon selatan selama tiga hari terakhir menewaskan 27 orang dan melukai 69 orang lainnya, termasuk anak-anak, wanita, dan petugas medis, menurut Kementerian Kesehatan Lebanon. Sejak 2 Maret, serangan Israel telah menyebabkan tewhon minimal 4.381 orang dan luka 12.402 orang, sementara lebih dari 1 juta orang terpaksa mengungsi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 18.34
Sekjen PBB Antonio Guterres Prihatin Eskalasi Militer Israel di Libanon Selatan
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 07.46
5 Warga Tewas dalam 24 Jam Serangan Israel ke Gaza
Media Indonesia · 7 September 2026 pukul 20.01
Agresi Israel di Gaza, Korban Tewas Capai 73.658 Orang
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 16.20
Militer Israel Siap Perang Total Melawan Otoritas Palestina, Hamas Serukan Perlawanan
Berita terkait
Israel serang Lebanon, 11 warga Palestina termasuk dua bayi tewas
ANTARA News · 7 September 2026 pukul 16.54
Presiden Lebanon Dukung Perpanjangan Mandat UNIFIL
VOI · 8 September 2026 pukul 10.00
Israel Kembali Gempur Lebanon, 11 Orang Tewas Termasuk 2 Anak
Detik.com · 7 September 2026 pukul 15.37
11 Orang Tewas, Termasuk Dua Bayi, Akibat Serangan Udara Israel di Lebanon Selatan
VOI · 7 September 2026 pukul 15.20