Jakarta · Rabu, 9 September 2026Cari
WargaKonoha

Sekjen PBB Sangat Prihatin dengan Eskalasi Operasi Israel di Lebanon Selatan

Sekretaris Jenderg PBB Antonio Guterres sangat prihatin dengan eskalasi serangan militer Israel di Lebanon selatan, khususnya di wilayah Nabatieh. Dalam pernyataannya, Guterres mengecam meningkatnya jumlah korban sipil, termasuk wanita dan anak-anak, akibat serangan yang semakin intensif. Ia juga menyampaikan kekhawatiran terhadap dampak serangan terhadap rumah sakit, tenaga kesehatan, dan institusi publik, serta pembatasan akses kemanusiaan. Guterres menekankan perlunya perlindungan bagi warga sipil dan menolak serangan yang menargetkan mereka.

Lebih lanjut, Guterres menyerukan penghentian segeri permusuhan dan meminta Israel untuk menarik pasukkannya dari wilayah Lebanon. Ia juga mendesak semua pihak untuk menghormati kedaulatan Lebanon dan memenuhi kewajiban berdasarkan Resolusi Dewan Keamanan PBB nomor 1701.

Serangan Israel di Lebanon selatan selama tiga hari terakhir menewaskan 27 orang dan melukai 69 orang lainnya, termasuk anak-anak, wanita, dan petugas medis, menurut Kementerian Kesehatan Lebanon. Sejak 2 Maret, serangan Israel telah menyebabkan tewhon minimal 4.381 orang dan luka 12.402 orang, sementara lebih dari 1 juta orang terpaksa mengungsi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait