11 Orang Tewas, Termasuk Dua Bayi, Akibat Serangan Udara Israel di Lebanon Selatan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Serangan udara Israel di Lebanon selatan menyebabkan tewasnya 11 orang, termasuk dua bayi, dan lima orang terluka pada malam hari. Pesawat tempur Israel menghancurkan sebuah bangunan tempat tinggal tiga lantai di Kafr Rouman, dekat Nabatieh, hingga rata dengan tanah. Sembilan jenazah evakuasi dari reruntuhan, sementara lima orang luka. Dalam serangan terpisah, drone Israel menghantam kendaraan sipil, menewaskan dua petugas medis dari Asosiasi Pramuka Risala Islam. Serangan juga dilakukan di Nabatieh al-Fawqa dan Arabsalim, menghancurkan sebuah rumah. Militer Israel sebelumnya memberi peringatan evakuasi untuk sebuah bangunan di Deir al-Zahrani sebelum menghancurkannya 22 menit kemudian. Serangan Israel telah menelusuri lebih dari 4.300 korban sejak Hizbullah meluncurkan roket ke Israel pada 2 Maret, memicu serangan udara dan darat Israel. Gencatan senjata Juni berhasil menurunkan kekerasan, namun pasukan Israel yang menduduki sebagian wilayah Lebanon selatan terus menghancurkan desa-desa di zona keamanan yang ditetapkan sendiri. Serangan terus dilakukan, baik di dalam zona tersebut maupun wilayah utara, sebagian besar tanpa peringatan evakuasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 7 September 2026 pukul 15.37
Israel Kembali Gempur Lebanon, 11 Orang Tewas Termasuk 2 Anak
Berita terkait
Dalam Sepekan, 1.030 Proyektil Ditembakkan Israel ke Lebanon Selatan
VOI · 29 Agustus 2026 pukul 21.01
Serangan Udara Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 7 Orang
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 01.01
Netanyahu Mengancam akan Menyerang Iran saat Popularitasnya Merosot Jelang Pemilu
VOI · 7 September 2026 pukul 12.10
Menhan Katz Sebut Israel Siap Merespons Serangan Iran
VOI · 3 September 2026 pukul 11.15