Sekutu AS Melemah di Penjuru Dunia, Trump Tertohok Pakta Keamanan Mekkah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pakta pertahanan baru antara Arab Saudi, Turki, dan Pakistan, yang dikenal sebagai Pakta Keamanan Mekkah, disebut-sebut sebagai dampak dari melemahnya aliansi tradisional Amerika Serikat di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump. Harlan Ullman, pensiunan perwira senior angkatan laut AS sekaligus Ketua The Killowen Group, menilai pembentukan pakta tersebut seharusnya menjadi pukulan bagi Trump karena menunjukkan bahwa sekutu AS mulai mencari alternatif lain.
Ullman menjelaskan bahwa sikap Trump yang dianggap berubah-ubah dan impulsif, terutama terkait konflik dengan Iran, telah mengikis kepercayaan sekutu terhadap konsistensi AS. Ia menambahkan bahwa landasan aliansi AS baik di Timur Tengah, Teluk Persia, NATO, maupun Asia telah terguncang. Pernyataan ini sejalan dengan kebijakan pemerintahan Trump yang mengharuskan sekutu untuk lebih mengurus keamanan diri mereka sendiri.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 9 Agustus 2026 pukul 07.20
Trump Mau Investasi Rp54,26 T di Proyek Mineral Kritis, Ini Alasannya
Berita terkait
Trump Ingin Caplok Selat Hormuz sebagai Wilayah Amerika Serikat
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 11.01
Iran Belum Putuskan Lanjutkan Perundingan dengan AS
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 09.01
Pakta Pertahanan Mekkah Jadi Sinyal Titik Balik Geopolitik Timur Tengah, Ini 5 Alasannya
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 18.29
Turki, Arab Saudi dan Pakistan Bikin 'NATO Islam', Ada Apa?
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 06.38